Senin, 31 Oktober 2016
Kamu itu sederhana
Apakah aku berlebihan menganugerahkanmu dengan kata sederhana
Aaahhh, tidak.
Kamu itu istimewa
Mungkin bagi orang -orang, kamu biasa saja
Tidak bagiku
Sudah ku bilang, kamu istimewa dengan kesederhanaanmu
Kamu tau, aku selalu ingin melakukan berbagai hal untuk pertama kalinya itu, selalu berhubungan denganmu
Karena kamu istimewa bagiku
Istimewa mengenang kejadian istimewa
Entah kamu istimewa hanya untuk saat ini atau terus berikutnya
Apakah aku berlebihan menganugerahkanmu dengan kata sederhana
Aaahhh, tidak.
Kamu itu istimewa
Mungkin bagi orang -orang, kamu biasa saja
Tidak bagiku
Sudah ku bilang, kamu istimewa dengan kesederhanaanmu
Kamu tau, aku selalu ingin melakukan berbagai hal untuk pertama kalinya itu, selalu berhubungan denganmu
Karena kamu istimewa bagiku
Istimewa mengenang kejadian istimewa
Entah kamu istimewa hanya untuk saat ini atau terus berikutnya
Kamis, 27 Oktober 2016
Tolong pergi
Ku mohon, pergi
Tunjukkan kalau dirimu memang tak disini
Buktikan bahwa ini semua hanya imajiku belaka
Imaji yang cukup menghabiskan waktuku
Imaji yang menguras emosiku
Imaji yang mengatakan bahwa kau disini
Ku mohon pergilah!
Buktikan padaku bahwa kau benar-benar tak ada disini
Kau tlah pergi
Bagaimana kau bisa pergi, jika kau tak pernah hadir
Ku mohon, pergi
Tunjukkan kalau dirimu memang tak disini
Buktikan bahwa ini semua hanya imajiku belaka
Imaji yang cukup menghabiskan waktuku
Imaji yang menguras emosiku
Imaji yang mengatakan bahwa kau disini
Ku mohon pergilah!
Buktikan padaku bahwa kau benar-benar tak ada disini
Kau tlah pergi
Bagaimana kau bisa pergi, jika kau tak pernah hadir
Sabtu, 30 Juli 2016
Kosong, tak ada inspirasi sama sekali
Tak ada emosi yang menampakkan lebih keberadaannya
Semuanya sama, datar
Sangat ingin melepaskan ribuan kata, tapi ku tak bisa
Tak ada se-kata-pun yang bisa ku terbangkan
Semuanya sama, datar
Putih abu-abu memang
Aku yang merasakanpun tak paham, bagaimana kamu?
Debaran
Getaran
Degdegan
Dan segala macam energi listrik yang muncul sebabmu pun telah sirna
Tak ada itu semua saat ini
Atau mungkin aku telah pindah?
Aku tak tahu
Aku tak paham, sungguh
Sekali lagi
Hanya Tuhan yang Tahu
Saat ini aku masih di tempat lama, telah pindah, atau hanya berkunjung
Yang jelas aku datar saat ini
Tak ada emosi yang menampakkan lebih keberadaannya
Semuanya sama, datar
Sangat ingin melepaskan ribuan kata, tapi ku tak bisa
Tak ada se-kata-pun yang bisa ku terbangkan
Semuanya sama, datar
Putih abu-abu memang
Aku yang merasakanpun tak paham, bagaimana kamu?
Debaran
Getaran
Degdegan
Dan segala macam energi listrik yang muncul sebabmu pun telah sirna
Tak ada itu semua saat ini
Atau mungkin aku telah pindah?
Aku tak tahu
Aku tak paham, sungguh
Sekali lagi
Hanya Tuhan yang Tahu
Saat ini aku masih di tempat lama, telah pindah, atau hanya berkunjung
Yang jelas aku datar saat ini
Kamis, 21 Juli 2016
Hai....
Aku ini fans mu
Pengagum senyummu
Penikmat tawamu
Penyantap produksi hurufmu
Hai idola
Selalu ku tunggu kehadiranmu
Selalu ku nanti kedatanganmu
Ku dengarkan baik-baik langkah yang terdengar, berharap itu kamu
Telinga seakan terbuka lebar ketika mendengar celotehmu
Sepasang mata ini tak pernah layu memperhatikan tingkahmu
Seolah bertanya, apa lagi yang akan kau lakukan?
Aku ini fans mu
Menanyakan ketidakhadiranmu
Mengkhawatirkan kabar posisimu
Hai, mengapa kau memilih tak disini?
Tau kah kau, pergimu membawa sepersekian bagian hatiku
Entah engkau yg membawanya, atau aku yang menyelinapkan di ranselmu
Aku ini fans mu
Pengagum senyummu
Penikmat tawamu
Penyantap produksi hurufmu
Hai idola
Selalu ku tunggu kehadiranmu
Selalu ku nanti kedatanganmu
Ku dengarkan baik-baik langkah yang terdengar, berharap itu kamu
Telinga seakan terbuka lebar ketika mendengar celotehmu
Sepasang mata ini tak pernah layu memperhatikan tingkahmu
Seolah bertanya, apa lagi yang akan kau lakukan?
Aku ini fans mu
Menanyakan ketidakhadiranmu
Mengkhawatirkan kabar posisimu
Hai, mengapa kau memilih tak disini?
Tau kah kau, pergimu membawa sepersekian bagian hatiku
Entah engkau yg membawanya, atau aku yang menyelinapkan di ranselmu
Minggu, 17 Juli 2016
Entah ini apa?
Rasa ini pantas disebut apa?
Perasaan ini untuk siapa?
Memang apa yang ku rasa?
Beberapa waktu lalu dengan sadar aku sangat memujamu
Terlalu sangat, sampai menghancurkan diriku
Ku merasa, getaran rasa terlalu sangat itu merusak hatiku, merubah sikapku dan memutuskan beberapa tali yang telah ku ulur
Bukan diriku yang muncul saat itu
Cemburu, iri dan beberapa penyakit hati lainnya yang telah menggerogoti jiwaku
Lelah? Sungguh lelah, ingin ku lepas semua yang membelenggu, tapi aku teramat memujamu
Bagaimana ini Tuhan?
Perasaan yang dengan sadar mulai tumbuh ini ssmakin merusakku
Tuhan menjawab pertanyaanku
Seakan ada magnet yang menarikku untuk melupakanmu
Entah benar-benar melupakanmu atau tak lagi berfokus padamu
Ada suatu pusaran kuat yang dapat mengalihkan poros rotasiku
Kini aku tak lagi berevolusi di orbitmu
Aku tak tahu apapun, tapi Tuhanku Maha Mengetahui
Aku tak mengerti apapun, tapi Tuhanku Maha Perencana Terbaik dengan caranya agar aku dapat mengerti
Rasa ini berubah, dan aku tak tahu defini perasaan ini
Teruntuk siapapun aku tak tahu
Ku biarkan hatiku mengikuti apa Perintah Tuhanku, karena aku percaya itu tak akan merusakku
Rasa ini pantas disebut apa?
Perasaan ini untuk siapa?
Memang apa yang ku rasa?
Beberapa waktu lalu dengan sadar aku sangat memujamu
Terlalu sangat, sampai menghancurkan diriku
Ku merasa, getaran rasa terlalu sangat itu merusak hatiku, merubah sikapku dan memutuskan beberapa tali yang telah ku ulur
Bukan diriku yang muncul saat itu
Cemburu, iri dan beberapa penyakit hati lainnya yang telah menggerogoti jiwaku
Lelah? Sungguh lelah, ingin ku lepas semua yang membelenggu, tapi aku teramat memujamu
Bagaimana ini Tuhan?
Perasaan yang dengan sadar mulai tumbuh ini ssmakin merusakku
Tuhan menjawab pertanyaanku
Seakan ada magnet yang menarikku untuk melupakanmu
Entah benar-benar melupakanmu atau tak lagi berfokus padamu
Ada suatu pusaran kuat yang dapat mengalihkan poros rotasiku
Kini aku tak lagi berevolusi di orbitmu
Aku tak tahu apapun, tapi Tuhanku Maha Mengetahui
Aku tak mengerti apapun, tapi Tuhanku Maha Perencana Terbaik dengan caranya agar aku dapat mengerti
Rasa ini berubah, dan aku tak tahu defini perasaan ini
Teruntuk siapapun aku tak tahu
Ku biarkan hatiku mengikuti apa Perintah Tuhanku, karena aku percaya itu tak akan merusakku
Rabu, 13 Juli 2016
Semilir aroma malam menyengat menusuk hidung
Gemerisik dedaunan menari di hempas angin
Rintik hujan tak kutemui malam ini
Tapi mengapa langit sepi tanpa para pendampingnya?
Sepi datang memicu kehadiran rindu
Imaji ku tentang mu mengudara bersama untaian doa
Melesat cepat dikepakan sayap merpati di malam gelap
Akankah pesan mepati putihku mendapat persetujuan Tuhan?
Gemerisik dedaunan menari di hempas angin
Rintik hujan tak kutemui malam ini
Tapi mengapa langit sepi tanpa para pendampingnya?
Sepi datang memicu kehadiran rindu
Imaji ku tentang mu mengudara bersama untaian doa
Melesat cepat dikepakan sayap merpati di malam gelap
Akankah pesan mepati putihku mendapat persetujuan Tuhan?
Senin, 11 Juli 2016
Sekelebat, seakan muncul kembali
Sobekan memori bergesekan halus dengan ilusi
Siapa sangka? Tidak ada yang menyangka
Ku menapik rangkaian mawar yang kau lontarkan
Sebab ku tahu itu bukan mawar, itu hanya ilustrasi mawar yang kau tampakkan
Salah, aku salah
Kau benar melempar mawar
Menyebar, menyemai
Siapa sangka? Tak ada yang menyangka
Sebiji benih menyentuh tanah
Menuai, menunas, membatang dan berdaun
Tapi hujan tak kunjung datang membasahi
Setangkai pohon mawar menunggu hujan menyentuhnya
Atau melayu dan membaur dengan tanah
Kau tak pernah tau, dimana benih yang kau semai akan tumbuh dan berkembang
Sobekan memori bergesekan halus dengan ilusi
Siapa sangka? Tidak ada yang menyangka
Ku menapik rangkaian mawar yang kau lontarkan
Sebab ku tahu itu bukan mawar, itu hanya ilustrasi mawar yang kau tampakkan
Salah, aku salah
Kau benar melempar mawar
Menyebar, menyemai
Siapa sangka? Tak ada yang menyangka
Sebiji benih menyentuh tanah
Menuai, menunas, membatang dan berdaun
Tapi hujan tak kunjung datang membasahi
Setangkai pohon mawar menunggu hujan menyentuhnya
Atau melayu dan membaur dengan tanah
Kau tak pernah tau, dimana benih yang kau semai akan tumbuh dan berkembang
Langganan:
Postingan (Atom)
