Minggu, 26 Maret 2023
Bohong bila ku katakan aku benar-benar tlah melupakanmu
Bohong bila ku katakan aku sudah tidak merindukanmu
Bohong bila ku katakan aku sudah tak memiliki rasa apapun terhadapmu
Aku membohongi diriku sendiri, tuan
Aku melakukan itu agar luka ini segera mengering dan sembuh
Namun sekarang apa yang terjadi, luka itu masih basah dan menganga
Aku masih mencari-cari topik tentangmu, meskipun aku tau ujungnya hanya membuat aku semakin kecewa
Aku masih mencari tau keadaanmu, meskipun aku tau tak sedikitpun kau memperdulikan keadaanku
Aku masih disini tuan, aku hanya sedikit mundur namun mataku masih tertuju padamu
Jikalau pertanyaan datang kepadaku "Apakah kau masih ingin kembali dengannya?"
Jawabanku "Tidak". Aku tidak mau dengan dirimu yang masih sama seperti terakhir kali aku jumpa
Bukan aku tidak menerima kau apa adanya, tapi aku tau, aku tidak akan menemukan bahagiaku dengan sifat dan karaktermu yang seperti itu
Bukan berarti aku tak mencintaimu tuan. Aku masih mencintaimu, namun tidak dengan sifat dan sikapmu
Bukan pula berarti aku menganggap diriku jauh lebih baik darimu, bukan, tidak seperti itu.
Cinta itu bertumbuh, dan aku merasa tidak akan tumbuh denganmu yang masih seperti itu
Aku merindukanmu berdampingan dengan luka yang masih basah ini
Minggu, 18 Maret 2018
Segeralah membaik, karena memang semuanya baik baik saja
Hai hati, apa yang kau rasa kemarin?
Ku harap kau bahagia, kau pasti bahagia dengan kabar bahagia
Hai hati, jangan mengundang air mata.
Berdamailah, belajar berdamai
Terimalah, ini semua kehendak-Nya
Peluk semua kenangan dengan senyum, terima kenyataan dengan lapang. Kebahagiaan akan mendatangimu
Hai hati, bantu aku berdamai dan mensyukuri
Rabu, 22 Maret 2017
Apakah mencinta namun diam saja?
Atau diam-diam cinta?
Atau mungkin, cinta seseorang jadi hanya bisa diam saja saat bertemu?
Istilah yang sangat sering ku dengar, tapi ku tak paham apa maksud sebenarnya
Agak sedikit bingung sih, mencinta namun diam tak diungkap, mencinta namun dirasakan sendiri, mencinta namun hanya mengungkapkan pada Sang Pemilik Hati.
Bagaimana sang pujaan hati tau?
Tapi, kuasa Allah sangat besar
Dia mampu membolak balikkan hati manusia
Dia mampu meniupkan rasa dan dengan cepat menyuburkannya
Dia mampu segalanya
Apa itu hakikat Cinta Dalam Diam ?
Mencintai ciptaan-Nya, dan hanya kepada-Nya saja meminta hati sang pujaan
Meminta dalam sunyi dan diamnya doa.
Semoga aku bisa menjaga cintaku dalam diamku sampai akhirnya Sang Maha Pencinta menyatukan kita
*Kau tau, aku selalu diam saat melihat dan bertemu denganmu
Sore ini melewati jalan yang tak menjadi rutinitas biasa
Mencari stasiun terdekat yang searah
Dagdigdug, sebab teman sore ini 'ilegal' berkendara
Ku kira saat itu pukul 4
Ternyata jam yang kuletakkan di tangan kiriku telat 1 jam dari seharusnya
Untung saja hanya 1 jam, bukan 2 minggu, waduh bisa bahaya aku
Sampailah teman 'ilegal'ku di tempat pemberhentian kereta dengan aman terkendali
Namun belum saatnya dia sampai di tempat pemberhentian masa lajang
Semoga aku, dia, dan kita yang menanti, disegerakan ya...
Ah kenapa jadi begini
Jalan yang tak biasa tak semacet yang ku fikir
Hingga sampai di jalan yang membuatku bimbang
Apa aku harus belok ke margonda, atau memilih arah kelapa dua
Walaupun katanya women always right
Tak apalah, untuk kali ini ku pilih kiri
Ku pilih jalan yang selalu mengingatkanku pada ketoprak tuyul
Dan ketoprak tuyul itu selalu membuat ingatanku tentangmu kembali menyembul
Kamis, 16 Maret 2017
Hari ku sesak karena mu
Mulai pagi, siang, hingga sore
Bahkan, malampun ikut berkontribusi
Purnama melingkar sempurna utuh menghiasi awan berkabut
Sempurna pula hariku sarat akan mu
Selasa, 07 Maret 2017
Terlalu sering topik ini menjadi pembicaraan
Ya tapi mau bagaimana lagi,
Aku merindukanmu
Rasa itu sengaja ku tinggalkan dibelakang
Rasa itu sengaja kubiarkan dipinggir jalan
Apalah daya,
Aku kembali memutar arah dan memungut rasa yang sempat ku abaikan
Aku merindu lagi
Merindukanmu
Minggu, 08 Januari 2017
Senyum kembali menarik bibir saat matamu kembali terlukis dipejaman mata
Seketika tubuh melemah tak kuasa merasakan degupan dada
Aku kembali merindu
Aku merindu lagi
Rindu yang sempat hilang, kini kembali
Entah dari mana stimulus rindu ini datang
Jangan terlalu dirasa
Kecewa akan selalu mendampingi
Biarkan rindu bergetar semestinya
Aku merindu lagi
Rabu, 21 Desember 2016
Rabu, 30 November 2016
Suatu rasa aneh, melelahkan namun mengasyikan
Rindu itu indah
Suatu rasa asing, tak bertuan namun membuai
Rindu itu indah
Karena rinduku, kamu
Rindu, Perindu dan Merindu
Terlalu sering rasa aneh itu merasuki ku
Terlalu sering rasa asing itu menghampiriku
Aku selalu menjadi seorang yang tengah merindu
Selalu
Merindukanmu
Apa daya
Segalanya memiliki batas
Tak sanggup relung hati ini menampung rasa rindu yang terus menderas
Tak sanggup ruang rindu ini membendung
Rinduku tumpah
Tak ada rindu saat ini
Sudah tak merindu
Aku sudah tak merindu
Sulit, awal memang sulit
Membiasakan keadaan
Tidak ada dirimu
Tidak bersamamu
Serta tidak melulu tentangmu
Memulai merubah
Belajar menerima
Tanpamu itu rasanya......
Biasa saja
Aku harus belajar membiasakan diri
Belajar kembali seperti dulu
Saat belum mengenalmu
Saat belum terus memikirkanmu
Saat dada ini belum sesak akan mu
Tanpamu itu rasanya.....
Aku bisa
Aku bisa bila kehidupan ini berlanjut
Dan itu tanpamu
Tanpamu itu rasanya.....
Tak mengapa
Asal Tuhan terus bersamaku
Selasa, 29 November 2016
Terlalu berharap akan membentuk cekungan kekecawaan yang semakin dalam
Lantas, mengapa aku terus dan terus berharap padamu
Tidak jelaskan isyarat penolakan yang kau lakukan?
Kurang jelaskah pembatas yang semakin kau bangun tinggi?
Bodoh, aku sungguh bodoh
Tak hiraukan semua itu dan terus berharap, semakin berharap
Ku abaikan, hingga sesak terus menguasai, sakit semakin melumpuhkan
Diriku, kumohon berhentilah
Berhenti terus mengharapkannya
Berhentilah terus menggantungkan perngharapan padanya
Berhentilah!
Minggu, 27 November 2016
Tidak bisa
Tidak akan mungkin bisa kulakukan
Menurutku, melupakan adalah suatu tindakan kejahatan
Aku bukan orang jahat
Jadi, aku tidak akan mungkin melupakan
Apalagi melupakan dirimu
Aku hanya mengurangi porsimu berkelana dipikiranku
Mengurangi porsimu mensesakkan setiap malamku
Aku juga mengurangi porsiku yang terus berharap padamu
Maaf, bukan ku kurangi porsiku
Tapi ku pangkas porsiku yang terus menggantungkan harapan padamu
Biarkan Tuhan yang menuangkan porsinya masing-masing
Entah, akan terus berkurang, kembali bertambah atau......
Entah
Yang kau harus tahu
Aku selalu ingat kamu
Tapi aku takut merindukanmu
Kamis, 24 November 2016
Kecewa hadir karena pengharapan yang digantung terlalu tinggi
Kecewa hadir karena kepercayaan terlalu besar terhadap sesuatu
Kecewa hadir karena kau lupa bahwa kehendak-Nya itu yang terbaik
Aku kecewa
Saat ini aku kecewa
Aku kecewa terhadap diri ini
Mengapa ku gantungkan pengharapan yang terlalu tinggi?
Mengapa ku kibaskan terlalu lebar sayap yang tak tampak?
Mengapa?
Aku kecewa
Bukan salah dia atas semua ini
Bukan salahmu juga
Aku yakin, Tuhan bukannya tak mengabulkan keinginanku
Tapi Tuhan lebih memahami apa yang aku butuhkan
Jika setiap doaku terkabul dengan mudahnya
Kapan aku belajar berjuang dan belajar menjadi lebih baik, bukan?
Tuhan
Maafkan aku yang saat ini sedang kecewa
Kecewa terhadap aku
Kamis, 17 November 2016
Mengapa aku selalu rindu kamu Mengapa aku selalu rindu kamu
Tak ada kabar dari mu
Tak ada berita tentang mu
Tak ada petunjuk apapun
Aku selalu merindukanmu
Aku rindu kamu
Sudahlah
Semoga Tuhan segera mengobati rinduku
Selasa, 15 November 2016
Ramai
Aku tak bisa melupakanmu
Hai, kau sedang apa?
Apa yang kau rasa?
Apakah sama denganku?
Aku rindu
Tak ingin kah kau memulai?
Cukup memulai bicara, memulai percakapan, memulai bertanya "apa kabar? "
Dulu aku terbayang,
Bagaimana nanti jika lama tak melihatmu
Bagaimana nanti jika jarak cukup memisahkan aku denganmu
Bagaimana nanti jika waktu tak kunjung menjawab
Akankah dingin menguasai?
Aku rindu kamu
Tapi tenang saja, aku dapat mengatasinya
Aku masih menyukai keberadaannya
Kamis, 10 November 2016
Hujan deras, sangat deras
Hei disini juga ada yang merindu
Aku rindu kamu
Rindu hebat, sangat hebat
Kamu tau, ada pohon tumbang
Hujan angin menghempas kencang
Riuh, kacau dalam badai
Dan aku tetap rindu
Tak ada korelasi antara hujan deras dengan rindu
Namun kurasa ini hujan rindu
Tunggu dulu, kapanpun, aku merindu
Minggu, 06 November 2016
Aku suka kalimat itu, entah aku mengutipnya dari mana, namun ku kira cocok untuk mu
Kau dimana? Sedang apa? Tidak ada komunikasi yang terjalin lagi
"Memang seharusnya bagaimana?" seolah ada sosok lain dalam diriku yang kesal atasku. Hahahah. Lupakan
Tuhan menghadirkanmu saat itu, kurasa, hanya untuk menjadi penghibur penatku
Dia mendatangkanmu duduk disampingku sebagai perantara tawa yang tak boleh aku lupa
Dia menetapkanmu untuk beberapa waktu disekitarku, mungkin untuk membiarkanku mengingat senyummu sampai saat ini
Dia melengkungkan suaramu, untuk ku ingat selamanya
Hai pemilik senyum menawan dan memesona
Hanya saat itu waktu kita.
Waktu kita menjalin kerjasama tepatnya
Namun waktumu untuk tersenyum tampan ada difikiranku sampai detik ini
Jangan liar2 ya berkelana didalam fikiranku, aku sulit mengendalikannya, apalagi kalau malam tiba
Ceritakan apa yang kau rasa
Ungkapkan apa yang kau ingin
Mengapa kau hanya terdiam?
Mengapa kau begitu kaku dan membeku?
Ku mohon, Kekasihku
Beri aku penjelasan atas semua ini
Atas waktu yang terus berputar sampai detik ini
Atas sikap yang tak menentu yang sulit kupahami
Atas tatapan dan ketergantungan yang menggoyahkan ku
Beri aku pemahaman atas itu, Kekasihku
Ups, maaf kan aku yang tlah lancang menyebutku Kekasihku
Aku bukan Kekasihmu
Aku hanya temanmu yang terlanjur menumbuhkan perasaan untukmu
Saat itu bersamaan perutku lapar
Aku makan saja, berharap semuanya teratasi
Ya benar teratasi, tapi rinduku masih disini
Aku masih merindukanmu dengan perut kenyangku
Senin, 31 Oktober 2016
Apakah aku berlebihan menganugerahkanmu dengan kata sederhana
Aaahhh, tidak.
Kamu itu istimewa
Mungkin bagi orang -orang, kamu biasa saja
Tidak bagiku
Sudah ku bilang, kamu istimewa dengan kesederhanaanmu
Kamu tau, aku selalu ingin melakukan berbagai hal untuk pertama kalinya itu, selalu berhubungan denganmu
Karena kamu istimewa bagiku
Istimewa mengenang kejadian istimewa
Entah kamu istimewa hanya untuk saat ini atau terus berikutnya
